Tampilkan postingan dengan label kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kriminal. Tampilkan semua postingan

Siap-siap Jelang Kiamat Internet


foto
TEMPO.CO Jakarta -Ancaman kiamat Internet tinggal hitungan hari. Tepatnya 9 Juli 2012, sekitar 500 ribu peranti keras yang terinfeksi bisa mati total karena serangan malware DNS. DNS atau Domain Name System adalah layanan Internet yang mengubah nama domain sepertiwww.tempo.co menjadi kode angka, sehingga antarkomputer bisa saling berkomunikasi.

Tapi, sejumlah penjahat telah menginfeksi duniacyber dengan malware bernama DNSChanger. Virus ini memungkinkan penjahat dunia maya bisa mengendalikan server DNS. Akibatnya pencoleng jagat cyber ini bisa mengacaukan akses Internet pemilik komputer dan membahayakan interaksi antarkomputer yang telah terinfeksi.

Sarang Lebah Madu Seharga Rp. 9 Juta Digondol Pencuri!


Sarang Lebah Madu Seharga Rp. 9 Juta Digondol Pencuri! 


detik.comJakarta - Lebah merupakan serangga penyengat yang menghasilkan madu. Madu yang manis kental ini sangat bermanfaat untuk kesehatan. Karenanya harganya relatif mahal. Tak heran jika sarang lebah madu senilai Rp 9 juta pun digondol pencuri.

Di Amerika kini angka pengangguran cukup tinggi. Harga jual produk makanan juga semakin mahal. Ternyata hal tersebut yang menyebabkan pencurian sarang lebah terus-menerus terjadi. Sebuah laporan juga mengatakan bahwa pencurian seperti ini sudah menjadi tren sejak tahun 2010.

Pilih Bunuh Diri Ketimbang Dinikahi Pemerkosanya

foto

TEMPO.CO Maroko - Seorang remaja Maroko bunuh diri setelah hakim memaksanya menikah dengan pemerkosanya. Gadis 16 tahun yang diidentifikasi sebagai Amina Filali, menelan racun tikus setelah pengadilan Tangier yang semestinya menghukum pria penyerangnya, malah memutuskan keduanya harus menikah.
Di Maroko, pemerkosa terbebas dari hukuman jika dia setuju untuk menikahi korbannya. Trauma atas kejadian perkosaan dan perkawinan paksa, Amina memutuskan bunuh diri, tulis surat kabar al-Massae. Ia menghabisi hidupnya di rumah sang suami. 

Raibnya Gerbong Kereta Solo Berusia Seabad


foto 
TEMPO.COSurakarta - Dua gerbong kereta api kuno yang berusia lebih dari seabad raib dari depo Stasiun Jebres Solo, Jawa Tengah. Kereta ini diduga digelapkan oleh seorang pegawai PT Kereta Api Daerah Operasi VI Yogyakarta.

Hilangnya dua gerbong kuno itu baru diketahui awal Maret lalu. "Pada Maret ini kami berencana membawanya ke Ambarawa untuk diperbaiki," kata juru bicara PT KA Daops VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, Rabu, 14 Maret 2012. Tujuannya, mereka akan memanfaatkan gerbong kuno yang rusak itu sebagai salah satu koleksi heritage.

Cabuli Teman Main, Gamer Wanita Dibekuk Polisi

 


detik.comMaine, AS - Seorang wanita gemar main game online bersama seorang pria muda. Celakanya dari yang semula hanya main game, hubungan mereka berlanjut di dunia nyata di mana mereka berhubungan intim. Kasus ini pun sampai ke pihak yang berwajib.

Cassandra Grant, demikian nama gamer wanita yang kebablasan tersebut. Awalnya, Cassandra yang berusia 22 tahun ini bertemu dengan seorang remaja kala memainkan game perang-perangan Call of Duty. 

Remaja yang tak disebut identitasnya tersebut masih di bawah umur, usianya baru 15 tahun. Mereka berkenalan kala sama sama main Call of Duty secara online. Kemudian, dua insan lain jenis ini berhubungan intens melalui ponsel, SMS dan webcam.

Berbekal Boneka Panda, Naryo Sukses Merayu Wulan untuk Berhubungan Intim

detik.comSurabaya - Gara-gara boneka Panda, Nayo Gaotama harus berurusan dengan polisi. Bukan salah boneknya, tetapi salah Nayo yang menggunakan bonek itu untuk merayu pacarnya, sebut saja Wulan, agar mau berhubungan intim dengannya. Orang tua Wulan tak terima kemudian melaporkan Nayo ke polisi.


"Tersangka dilaporkan karena membawa lari Wulan. Sebenarnya orang tua Wulan sudah datang baik-baik menanyakan keberadaan anaknya, tetapi tersangka malah berbohong," kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Suratmi, kepada wartawan, Senin (5/3/2012).



Suratmi menceritakan, Nayo dan Wulan merupakan teman SMP hingga SMA. Saat SMA, mereka berpacaran. Usia muda dan gaya pacaran yang tidak sehat membuat mereka kebablasan. Mereka melakukan hubungan yang seharusnya hanya boleh dilakukan pasangan suami istri. Nayo sendiri mengakui adanya hubungan terlarang tersebut.

Kebagian Hasil Perampokan Toko Emas, Pengacara Pelaku Ikut Ditangkap


Jakarta Perampokan toko emas di Ciputat, Tangerang, melibatkan sejumlah orang dari berbagai profesi yang berbeda. Seorang pengacara tersangka, Erwanto Setia Ompu (38), ternyata juga terlibat dalam aksi perampokan di empat toko emas itu.

Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Herry Herywan mengatakan, Erwanto terlibat karena menyembunyikan salah satu tersangka, Anwar Syarifudin alias Ayib berikut barang buktinya. Erwanto dijerat dengan Pasal 55 jo 56 KUHP.

"Dia mendapatkan bagian sekitar Rp 45 juta," kata Herry kepada detikcom, Minggu (4/3/2012).

Erwanto bekerja di sebuah kantor pengacara di Serang, Banten. Dia ditangkap aparat Subdit Resmob Polda Metro Jaya yang dipimpin langsung oleh AKBP Herry Heryawan, di Serang, Minggu (4/3) pagi.

"Dia magang di kantor pengacara tersebut," ujar Herry.

Herry menjelaskan, usai perampokan, Ayib menemui Erwanto untuk meminta bantuan. Ayib, dalam perampokan toko emas itu mendapatkan bagian sekitar Ep 100 juta lebih.

Hasil kejahatan itu, kemudian dibelikan mobil Suzuki Aerio warna silver bernopol D 2 WL. Ayib sendiri ditangkap di Cikawao, Bandung, Jawa Barat pada Kamis (2/3).

"Ayib meminta bantuan kepada Erwanto untuk memanggil AKP D ke Depok," kata Herry.

Ayib kemudian menitipkan mobil tersebut ke AKP D. Ayib sendiri adalah sepupu dari Erwanto. Sementara AKP D adalah kakak ipar Erwanto. AKP D ini bertugas di Polda Lampung.

Namun, polisi masih mendalami dugaan keterlibatan AKP D dalam kasus tersebut. Setelah polisi mengetahui bahwa mobil tersebut ada pada AKP D, polisi kemudian meminta AKP D menyerahkan mobil tersebut ke Polda Metro Jaya.

Erwanto bahkan sempat mengirimkan SMS kepada AKP Darso, pascapenangkapan sejumlah tersangka. Di dalam pesan singkat itu kepada AKP D, Erwanto meminta namanya dirahasiakan dulu. 

Duh! Seorang Petani Gagahi Balita Usia 3 Tahun


detik.comLumajang - Pria satu ini tidak tahu diuntung. Dia tega menggauli balita yang masih berusia 3 tahun, yang juga tetangganya. Naji (55) warga Lumajang berprofesi petani mencabuli NPM dengan memasukkan jari-jarinya ke kemaluan hingga bengkak dan tidak bisa kencing.

Peristiwa itu bermula saat korban bermain ke rumah pelaku yang masih bersebelahan dengan rumahnya. Pelaku yang mengetahui korban bermain sendirian langsung menghampiri. Merasa rumahnya kosong dan istrinya ke pasar, korban diajak masuk dan dicumbui.

Duh, 750 Orang Utan Meregang Nyawa Gara-gara Perkebunan Sawit


Duh, 750 Orang Utan Meregang Nyawa Gara-gara Perkebunan Sawit
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Perkebunan sawit dituding telah menganggu habitan orangutan. Menurut data Orautan Foundation International (OFI), 750 ekor orangutan harus meregang nyawa akibat munculnya perkebunan sawit di di wilayah Kalimantan.
“Perkebunan kelapa sawit, telah menghancurkan orangutan,” tegas peneliti OFI Birute Galdikas dalam konferensi pers Pemutaran Film Konservasi Orangutan 'Born To Be Wild', Senin (20/2). 
Karenanya, kini pihaknya tengah menggalang kerjasama dengan sejumlah perusahaan perkebunan agar melakukan program pelatihan agar lebih beradap pada binatang ini.

Korban Tewas di Penjara Meksiko Jadi 44 Orang


Korban Tewas di Penjara Meksiko Jadi 44 Orang
REPUBLIKA.CO.ID,MEXICO (ANTARA/Xinhua-OANA) - Korban tewas akibat kerusuhan yang terjadi di penjara Apodaca menjadi 44 orang. Kerusuhan yang terjadi di penjara di negara bagian Nuevo Leon, Meksiko Utara tersebut terjadi pada Ahad (19/2) pagi. 
"Ada 44 kematian yang dikonfirmasi, semuanya dari Dormitory D," kata Direktur Penjara Gilbert Cesena, dikutip dari Xinhua, Senin (20/2).
Ia menambahkan jumlah seluruh orang yang cedera dalam baku-hantam di antara tahanan belum diketahui.
Sebelumnya, juru bicara keamanan pemerintah negara bagian itu Jorge Domene mengatakan jumlah korban jiwa adalah 38, tapi ia telah menjelaskan mereka masih mencari korban lain di dalam penjara tersebut.

Rio Bangga Rampok Rp 35 Juta di Alfa Express Cilandak Sendirian


detik.comJakarta - Rasa penyesalan atau sedih tidak terlalu kentara pada tersangka perampokan sejumlah minimarket, RAP alias Rio (25). Pemuda tampan ini malah bangga bisa merampok seorang diri dan menggasak uang Rp 30 juta lebih dari Alfa Express Cilandak KKO, Jakarta Selatan.

"Dia (Rio) bilang: hebat nggak saya, hanya sendirin tapi bisa rampok dapat Rp 35 juta," kata sumber detikcom di Polres Jakarta Pusat menirukan ucapan Rio, Kamis (19/1/2012).

Menurutnya, selama dalam penyidikan tak tampak wajah bersalah sedikit pun dari Rio. Rio tetap ketewa-ketawa saat diperiksa polisi.

"Tetap ceria dan bangga dibilang public enemy number one," ungkapnya.

Sehari setelah penangkapan pada 16 Januari malam, Rio memang terkesan santai. Rio masih merokok dengan tenang di ruang pemeriksaan. Sambil tersenyum simpul, tak ada kesan sedih di raut muka Rio. 

Rio dan 3 orang temannya dibekuk penyidik Polres Jakarta Pusat. Komplotan ini sudah beraksi di 10 minimarket termasuk Alfa Express Cilandak KKO. Seorang perempuan, berinisial IA masih buron. IA merupakan pacar Rio. Komplotan ini juga ditengarai terkait bisnis narkoba. 

Sebelum Menembak Kepala Briptu Dodik Minta Maaf pada Ibu


Sebelum Menembak Kepala Briptu Dodik Minta Maaf pada Ibu


TRIBUNNEWS.COM, BANYUWANGI - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal HM Taufik di Jakarta, Kamis (9/2/2012) menyatakan, polisi belum mengetahui motif bunuh diri Briptu Dodik Setiawan di Banyuwangi. "Motif belum diketahui. Investigasi Propam masih dilakukan. Namun, sebelum aksi itu, korban terlihat menyendiri dan tidak ngobrol," ujarnya.
Taufik menjelaskan, Dodik bunuh diri dengan menembakkan pistol revolver ke pelipis di Polsek KP3 Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu sore, pukul 16.15.

Sopir Angkot Tewas, FPMM Laporkan Polisi Depok ke Polda Metro Jaya


detiknews.comJakarta - Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) melaporkan oknum aparat Polresta Depok menyusul kematian salah satu kelompoknya, Hamid Rolobessy (45), sopir angkot K 19 (Bekasi-Jombang) yang tewas beberapa jam setelah dibekuk aparat di Bekasi Timur.

"Kami mempertanyakan apa yang terjadi dengan saudara kami pada Sabtu malam lalu sehingga dia tewas," ujar M Soleh selaku Sekjen DPD FPMM kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/2/2012).

Soleh juga meminta aparat Polresta Depok menjelaskan alasan penggerebekan warga Ambon itu. "Polisi menangkap mereka seperti menangkap teroris. Kami tidak tahu mengapa mereka ditangkap," imbuh Soleh.

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Heroin Asal Malaysia


detik.com, Jakarta - Direktorat Jenderal Bea Cukai Dumai berhasil menggagalkan 1.385 gram narkoba jenis heroin dan acetaminophen asal Malaysia dengan nilai mencapai Rp 5,5 miliar.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean Dumai Dwi Teguh Wibowo menyebutkan kemarin pihaknya melakukan pemeriksaan X-Ray kepada para penumpang di Terminal Penumpang Ferry Dumai, telah sandar Kapal Ferry MV. Indomal Express 3 dari Portklang Malaysia.

Dari pemeriksaan tersebut ditemukan sebuah koper yang mencurigakan milik perempuan berinisial “SRS”, usia 34 tahun, warga Cipondoh, Tangerang, Banten. 

“Pada saat pemeriksaan X-Ray atas sebuah tas koper hitam dengan merk “Montblanc”, petugas BC mencurigai dan menemukan kejanggalan terhadap isi koper tersebut. Pemeriksaan mendalam dilakukan dengan mengeluarkan isi koper dan memasukkan kembali koper tersebut ke dalam mesin x-ray dalam kondisi kosong. Hasilnya, terindikasi ada barang yang disembunyikan dalam dinding koper tersebut,” ujarnya dalam siaran pers yang dikutip detikfinance, Minggu (5/2/2012).

Duh! Nenek Rasminah yang Dituduh Curi 6 Piring Divonis 130 Hari Bui

detiknews.comJakarta - Putusan mengagetkan datang dari Mahkamah Agung (MA). Sebab dalam kasasi MA, Rasminah alias Rasmiah Binti Rawan (55), diputus bersalah mencuri 6 piring milik majikannya. Sebelumnya, Rasminah diputus bebas oleh Pengadilan Negeri (PN) Tangerang pada 22 Desember 2010 lalu.


"Menyatakan Rasminah alias Rasmiah binti Rawan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana pencurian. Menghukum terdakwa dengan hukuman 4 bulan 10 hari," kata kuasa hukum Rasminah dari LBH Mawar Saron, Jefri Moses Kam, saat berbincang dengan detikcom, Senin (30/1/2012).

Doa Wanita Tua dan Makanan Ringan Misterius di Lokasi 'Xenia Maut'


detiknews.comJakarta - Perhatian masyarakat atas insiden 'Xenia maut' masih terus mengalir. Siang ini terlihat seorang nenek dengan khusuk membaca surat Yassin di lokasi kejadian.

"Saya ikut prihatin karena saya sudah pernah merasakan kehilangan cucu akibat kecelakaan," kata nenek yang bernama Sumirat Ningsih (67) itu kepadadetikcom, di Halte Tugu Tani, Jalan Ridwan Rais, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (27/01/2012). 
Setelah membacakan Yasin, Nenek yang beralamat di Citra Raya Blok I No. 29, Cikupa, itu pun memanjatkan doa. Sementara, kegaduhan lalu lintas di sekitar tidak mengganggu kekhusukannya.

Dikhawatirkan Jadi Senjata Perampokan, Kalkulator Pistol Disita Polisi


detiknews.comLondon - Aduuh, ada-ada saja. Sejumlah mainan berbentuk pistol disita oleh polisi Inggris karena dikhawatirkan menjadi senjata perampokan. Parahnya, sejumlah kalkulator berbentuk pistol juga ikut disita.

Sekitar 30 buah kalkulator berbentuk pistol disita oleh polisi dalam penggerebekan di sebuah gudang di Sherbone, Dorset yang dimiliki oleh Mark Ashley Miller. Mark yang memiliki sebuah toko kado bernama 'The Present Finder' ini hanya bisa tertegun saat 2 orang polisi mendatangi gudang miliknya dan menyita mainan dengan total seharga 1.140 poundsterling atau sekitar Rp 16 juta tersebut.

Demikian seperti dilansir oleh Daily Mail, Jumat (27/1/2012).

Polisi melakukan penggerebekan setelah seseorang melihat iklannya di situs The Present Finder dan kemudian melapor kepada pusat pengendalian senjata. Polisi saat ini masih dalam proses untuk menentukan apakah mainan-mainan tersebut harus dihancurkan atau dikembalikan ke toko asalnya.

18 Imigran Gelap Afghanistan & Pakistan Ditangkap Polresta Dumai


detiknews.comPekanbaru - Jajaran Polres Dumai berhasil menangkap 18 imigran gelap asal Afganistan dan Pakistan. Mereka ditangkap kapal Patroli milik Mabes Polri di perairan Dumai, Riau.

"Yang menangkap mereka kapal Patroli Mabes Polri, KP Puyuh yang selanjutnya diserahkan ke Polresta Dumai. Saat ini mereka masih kita lakukan pemeriksaan, untuk selanjutnya kita serahkan ke Imigrasi," terang Kasatpolair Polres Dumai, AKP Wilson Butarbutar kepada wartawan, Jumat (27/01/2012). 

Menurutnya, 18 imigran gelap ini terdiri dari 15 warga Afghanista dan 3 Pakistan. Mereka ini masuk peraiaran Dumai, setelah sebelumnya berangkat dari Malaysia.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah mengamankan dua orang warga negara Indonesia yang membawa para imigran gelap ini. Keduanya merupakan kapten kapal dan ABK, yang dengan sengaja membawa para imigran dari Malaysia.

Boneka Steve Jobs Ditarik dari Peredaran


VIVAnews - Sebuah perusahaan mainan asal Hong Kong menarik boneka Steve Jobs dari pasaran dan menghentikan produksinya. Langkah itu diambil karena mereka mendapat komplain dari pengacara Apple dan keluarga almarhum Steve Jobs.

"Walau kami yakin produksi boneka Steve Jobs kami tidak sampai melewati batasan hukum, namun kami memutuskan untuk menghentikan produksi dan penjualannya. Hal ini kami lakukan untuk menjaga perasaan keluarga Jobs," sebut pernyataan resmi In Icons, dikutip dari Telegraph, 17 Januari 2012.

Keuntungan Proyek Nazaruddin Rp 300 M Mengalir untuk Beli Saham Garuda

NazarCvr.jpg

detiknews.comJakarta - Nazaruddin berlimpah uang dari berbagai keuntungan proyek-proyek pemerintah. Uang itu pun tidak semata dia simpan, tetapi dia alirkan lagi ke berbagai jenis investasi. Salah satunya dengan bermain saham.

Di Pengadilan Tipikor, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (25/1/2012), mantan Wakil Direktur Keuangan Grup Permai, Yulianis, membeberkan bahwa uang ratusan miliar rupiah disiapkan Nazaruddin untuk membeli saham Garuda.